Merawat Gagasan, Merapikan Narasi, Membangun Dampak 

Saya banyak bekerja di ruang temu antara pendidikan, komunikasi, dan praktik profesional. Di persimpangan inilah proses berpikir, berdialog, dan menerapkan gagasan berlangsung, dari ruang kelas hingga kerja kolaboratif bersama organisasi dan komunitas.

Melalui pengajaran, penulisan, dialog publik, serta keterlibatan dalam berbagai proyek terapan, saya berupaya membantu orang memperjelas gagasan, merapikan narasi, dan memastikan bahwa apa yang mereka kerjakan memiliki arah serta dampak yang relevan. Pendekatan ini saya jaga agar tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi tetap membumi dalam praktik.

Minat dan karya saya bergerak di wilayah pengembangan manusia, kepemimpinan, kewirausahaan, komunikasi digital, hingga inisiatif berbasis wilayah, termasuk desa dan kota wisata. Saya memandang wilayah bukan sekadar ruang administratif atau geografis, melainkan ruang makna, tempat identitas dan cerita lokal dapat dirumuskan secara strategis untuk mendukung pembangunan dan penguatan ekonomi.

Di laman ini, saya menulis tentang komunikasi, kepemimpinan, kewirausahaan, pemasaran digital, serta upaya membangun narasi dan identitas wilayah untuk kepentingan pariwisata maupun pengembangan usaha. Tulisan-tulisan ini disusun dengan niat menjembatani teori dan praktik, berpijak pada pemikiran yang kokoh, namun disampaikan dengan bahasa yang jernih dan dapat diakses oleh pembaca dari berbagai latar belakang.

Dalam peran saya sebagai dosen, penulis, dan fasilitator dialog, saya lebih sering berada di posisi menemani daripada menggurui.

Mendengarkan, mengajukan pertanyaan, lalu bersama-sama merapikan cara berpikir dan narasi, agar kerja yang dijalani memiliki makna dan arah yang jelas.

Semua ini berangkat dari satu pertanyaan sederhana yang terus saya bawa:

Bagaimana sebuah gagasan lahir, dipahami, lalu diwujudkan menjadi dampak yang nyata dan berkelanjutan?